Pemuda Muhammadiyah Rembug Pilkada Bareng Kesbangpol

Iklan
Pemuda Muhammadiyah Rembug Pilkada Bareng Kesbangpol
Pemuda Muhammadiyah Rembug Pilkada Bareng Kesbangpol

SAPAJAMBE.COM, JAMBI- PW Pemuda Muhammadiyah Provinsi Jambi bekerjasama dengan Badan Kesbangpol menggelar Rembug Pilkada Jambi di Aula Shang Ratu Hotel Jambi, Rabu (2/9).

Ketua Pelaksana kegiatan, Saean Hufron mengatakan kegiatan dilaksanakan berdasarkan fenomena sosial-politik yang terjadi pada Pilkada Jambi yang digelar ditengah masa pandemi.

Sementara, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jambi, Heri Kusnadi berharap Pilkada Provinsi Jambi benar-benar menjadi pesta demokrasi bagi seluruh masyarakat dan bukan hanya dinikmati segelintir pihak.

Ia juga berharap para pemateri dari KPU, Bawaslu dan Kesbangpol dapat menjelaskan mekanisme pelaksanaan Pilkada agar bisa berlangsung aman dan  damai.

"Jambi yang sebentar lagi akan mengadakan pesta demokrasinya, diharapkan pesta ini tidak hanya hajatan bagi penyelenggara, kandidat dan tim kampanyenya, serta Pemprov Jambi, namun lebih luas lagi kepada masyarakat se provinsi jambi ini," papar Heri.

Agenda Rembug Pilkada Jambi mendapat respon positiv dari pemerintah. Kepala Badan Kesbangpol mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan ini dan berharap bisa meningkatkan pastisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

Rembug Pilkada menghadirkan Narasumber kawakan mulai dari Anggota KPU Provinsi Nur Kholik dan Wein Arifin dari jajaran Bawaslu Provinsi Jambi. 

KPU memaparkan langkah yang akan dilaksanakan selama tahapan Pilkada 2020 ini agar pemilihan berlangsung damai, aman, sehat dan selamat.

"Masyarakat tidak perlu khawatir untuk datang ke TPS, di TPS akan kita siapkan semua alat pelindung diri baik Petugas KPPS maupun pemilih yang masuk ke TPS, jangan khawatir", jelas Nur Kholik.

Senada, Bawaslu juga mengajak Pemuda Muhammadiyah untuk ikut serta bersama-sama mengawasi pelanggaran yang akan terjadi, mulai dari money politik, netralitas ASN, sampai kepada politisasi Bansos.

"Tentu ini menjadi tugas kita bersama, bukan hanya Bawaslu untuk menciptakan pemilihan yang jujur dan beritegritas," timpal Wein.(hsn) 

Iklan